Jumat, 30 November 2012

AntiTank Beraksi


Dengan semangat, para prajurit menerobos tembok api yg baru padam itu. Bagaikan peluru yg siap melukai musuh.

"SIAPKAN GRANAT ASAP!!!!" perintah Toski melakukan penyerangan ke pasukan jepang yg masih mengelilingi bukit.

lalu dengan formasi kompak, dimana mereka semua menyiapkan sebuah granat. Tapi bukan granat peledak, melainkan granat asap yg mereka lemparkan.


Asap-asap yg mengelilingi mereka membuat sang musuh tidak bisa melihat dengan jelas pasukan kaji syueb. Tapi pasukan jepang dengan membabi buta menembaki semua ke arah gempulan asap hitam tersebut.

Bukan infanteri yg mereka tembak, melainkan tank2 resimen pedang. Walaupun bukan MBT, tank itu sangatlah kuat dikarenakan perawatan yg sangat baik dari pasukan tersebut.

Senjata mesin peluru 50 mm dari tank tersebut mampu menghancurkan para samurai jepang. Mereka pun mundur dari lembah barat.

Setelah mundurnya jepang dari lembah barat. Segera komandan jepang, Izao memerintah para prajurit "Pasukan siapkan meriam!" Peluru meriam telah dimasukkan, menembakkan segerombolan pasukan pedang dan tombak Kaji Syueb. Ledakan pun membakar area pertempuran.

Tapi Toski dkk masih tegar dari formasinya, walaupun tembakan artileri menghanguskan mereka.
Toski: Prajurit, pertahankan posisi kalian! Dan kibarkan bendera MERAHHH!!!!

Kemudian prajurit di medan tempur mengibarkan bendera merah. Dilihat oleh seorang pemantau di bukit barat, kemudian dia berkata "PANGILLL ARTILERI!!!" Kemudian seorang prajurit di puncak bukit mengibarkan bendera merah.

Komandan: Pasukan! Waktunya kita bertempur, MAJUUUUUU!!!!!!!

Perintah sang komandan artileri untuk melakukan mobilisasi artileri. Memang sangat berat membawa artileri sampai di puncak. Tapi dengan bantuan alat seperti katrol dan jalan rel yg telah dibuat sebelumnya, mobilisasi dapat dilakukan dengan cepat.

satu, dua, tiga artileri telah sampai di puncak, dan masih banyak lagi artileri yg akan dipindahkan. Tapi tiba2 salah satu artileri jenis meriam hotwizer, tali katrolnya hampir terputus, dan orang2 yg mendorong dan menariknya tidak kuat untuk memindahkanya. "Gawatt, meriamnya akan jatuh!!!" Dan jatuhlah meriam itu.

Tapi seorang prajurit dengan gagahnya menghentikan meriam itu, dengan kehebatanya itu tidak sedikit orang yg terkejut denganya. "Mangkanya lain kali hati-hati dong" Dengan bercucur keringat dia medorong meriam itu sampai ke puncak, dibantu oleh para pasukan lainya. Itulah dia "Bayu Noer Seto" salah satu anggota KS-9 "AntiTank". Setelah dia sampai ke puncak, dia melihat betapa hebohnya perang ini. "Laksmi, Bajang, dan Toski. Semoga kalian selamat" berkatalah ia dalam hatinya.

prajurit: bukankah kau dari resimen penumpas, kenapa masih di sini.
bayu: oh maaf, aku segera kembali :D

Sesudah bayu pergi kembali ke pasukanya, pasukan tombak dan pedang masih dibombardir oleh pasukan jepang. Segera sang komandan artileri melakukan penyerangan kembali.

komandan: pasukan, TEMBAKKKKK!!!!!

Pasukan artileri kaji syueb mulai menyerang artileri pasukan samurai jepang.
Peluru meriam dengan cepat menuju ke timur, mengudara di atas pasukan pedang dan tombak.
Memborbardir bukit timur dengan sangat dahsyat.
Duarrrrr
bom membakar, menghancurkan segalanya, membuat pasukan luluh lantah, artileri2 jepang pun tidak sedikit yg hancur.
Dan hebatnya, ledakan yg ditimbulkan membuat sebuah asap hitam yg pekat, bagaikan awan hitam yg menutup mereka dari kekuatan dewa (matahari). Sehingga pandangan mereka untuk melakukan serangan terganggu.

Izao: SIALL!!! Bagaimana bisa mereka memiliki artileri sehebat itu??!!
Prajurit: Maaf komandan, menurut laporan mata2, pasukan itu tidak mempunyai........

dor dor!! Izao dengan kesal membunuh prajurit itu dengan pistolnya.
Izao: Kalian saja yg GOBL*K! Sudah jelas ada meriam, kalian brENg******!!!!

#ingat pada subbab "Hunting-hunting" dimana ada 2 mata2 jepang yg bertemu Hany, sebenarnya mereka telah memiliki data lengkap tentang artileri kaji syueb. Tapi sayang mereka (kebetulan) mati ditembak oleh meriam kaji syueb saat latihan. Jadi gak sampai dech info mata-matanya.
hehehehehe ;D

Toski: Prajurit!
parajurit: YAAAAAHHHH!!!
Toski: Sudah waktunya untuk kita menyerang balik pasukan Jepang. Kita buktikan kepada dunia bahwa pertempuran ini adalah kemenangan untuk kita. Prajurit MAJUUUUU!!!!!

Pasukan kaji syueb melakukan serangan dan berlari menuju ke bukit timur. Saat di tengah area medan, mereka melihat barisan tentara bersenjata mesin. Tampak mereka telah menyiapkan senjata dan membidik legiun kaji syueb.

Toski: Formasi ANTIMAGUN!

Perintah Toski kepada prajurit untuk membentuk formasi. Dimana para tentara dibagi dalam 2 kelompok. Yg satu menggunakan perisai dan pirtol, yg satunya lagi menggunakan sejenis mortir berbentuk bazoka. Kelompok perisai berada di depan formasi, sementara itu kelompok mortir berada di belakang formasi. Dengan formasi yg sangat kompak, mereka berlari dengan kencang menuju ke arah musuh dimana senjata mesin siap menembak mereka.

Komandan Jepang: TEMBAK!

Senjata mesin jepang mulai menembak, hujan peluru mendatangi mereka.

Tapi dengan perisai, hujan peluru yg menyerang mereka dapat ditahan. Mereka terus berlari tanpa takut melawan medan pertempuran yg sangat ganas. Tampak Toski dengan perisainya menahan serangan demi serangan ratusan peluru yg menyerangnya. Laksmi dan Bajang membawa bazoka mortir, mereka semua para prajurit sangat semangat bahkan ada yg tertawa menikmati pertempuran dengan berlari kencang. Walaupun ada puluhan orang yg terjatuh, mereka tetap maju.

Toski: prajurit mortir, BIDIK!

Pasukan mortir mengangkat senjata bazokanya itu dan agak mengarah ke udara di posisi pasukan jepang.

Toski: TEMBAKKKK!!!!

Menembaklah mortir itu menyerang pasukan jepang. Kaget bukan main pasukan senjata mesin jepang melihat ratusan mortir terbang mengarah ke arah mereka.

Duarrr...
ledakan membakar seluruh pertahanan mereka, mereka pun tercerai berai. Tapi masih ada yg melakukan serangan senjata mesin. Tapi mortir2 kaji syueb tanpa henti melakukan penyerangan kepada mereka. Serangan demi serangan pasukan jepang benar2 gosong bagaikan ikan yg sekarat dimasak secara paksa.

Pasukan jepang pun meninggalkan barisanya. Tapi dengan cepat, pasukan kaji syueb menyerang mereka. Dengan pistolnya pasukan pemegang perisai menembaki musuh yg tersisa. Toski menembaki satu-persatu musuh yg lari darinya, dan pistol yg digunakanya pun habis. Tiba2 seorang musuh yg pura2 mati terbangun dan membawa katana, dia pun menyerang Toski. Tapi dengan kecekatanya, Toski menahan serangan itu dengan perisai yg dibawa di tangan kirinya itu. Lalu toski mengeluarkan pisau dan menusuk ke perut musuh berkali-kali, musuh pun tewas. Dengan menyingkirkan mayat itu, lalu dia mengambil sebuah senjata shotgun yg tergeletak di depanya. Kemudian dia melemparkan perisainya dan menggunakan senapan shotgunnya untuk membunuh tentara-tentara musuh yg melarikan diri.

Bajang dengan keahlihan menembak jitu, dia dengan kejauhan sana dapat membunuh musuh2 yg lari. Beda dengan firda dengan pistolnya, dia membunuh musuh dalam jarak dekat. Mereka benar2 kompak mengalahkan para musuh.

Melihat hal itu, Izao yg masih melakukan perintah kepada perwiranya.

Izao: Prajurit kibarkan bendera untuk menggerakan semua pasukan!
Perwira: Tapi jenderal, kita jangan terburu-buru terlebih dahulu. Bisa jadi pasukan yg menyerang kita adalah pancingan, dan mereka mempunyai cadangan pasukan yg lebih besar lagi. Selain itu artileri mereka sangat kuat dan melindungi mereka dari serangan kita.
Izao: AKU TIDAK PEDULI! CEPAT LAKSANAKAN PERINTAHKU KOLONEL!!!
Perwira: baik Jenderal.

Toski: Prajurit, pertahankan posisi kalian! Karena kekuatan yg lebih besar akan menyerang kita. BERSIAPLAH!!!

Di bukit timur, segerombolan pasukan bergerak menuju ke tengah medan 2 lembah. Mereka terlihat sangat kuat dibanding sebelumnya, bagaikan badai siap menghancurkan apapun.


Inilah dia "Pasukan Samurai Jepang"


Dengan semangat pantang mati mereka menuju ke pasukan kaji syueb yg berada di medan tempur. Di sana Izao turun menuju ke medan perang, melakukan serangan maut dan membalas dendam kepada Toski.

Toski dkk terkepung dengan hebatnya pasukan yg siap menghancurkan mereka. Dengan sigap toski melakukan perintah

Toski: Bentuk Formasi "CircleStorm"!!!!

Langsung terbentuklah sebuah formasi dimana mereka membentuk lingkaran yg akan menahan semua serangan maut. Pasukan perisai berada di lapis depan, tank berada di lapis dua, pasukan penyerbu di lapis ketiga, pasukan sniper di lapis keempat, dan pasukan mortir di lapis kelima.

Serbun demi serbuan peluru2 maut menghujani mereka. Perisai menahan mereka, tapi sebagaian ada yg terjatuh. Bazoka diluncurkan mengarah ke tank kaji syueb, meledakkan kendaraan itu dan membakarnya. Serangan mortir di luncurkan menghanguskan pasukan kaji syueb. Dan sayang artileri kaji syueb tidak membantu mereka, karena ini sudah menjadi aturan strategi kaji syueb.

Mereka semua terkepung, benar2 terkepung. Tidak ada jalan keluar bagi mereka untuk melarikan diri. Toski, Laksmi, Bajang yg berkumpul dia area itu merasa terkepung. Tapi mereka tetap tersenyum dan bajang berkata "Walaupun kita mati, kita akan mati bersama kawan!!!". "YAAAAACHHHHH!!!!!!!" Teriak semua prajurit yg dengan semangat membara melawan semua kepungan yg dahsyat.

Melihat hal ini, seorang prajurit mengibarkan bendera merah. Panggilan untuk mengeluarkan sesuatu yg lebih dahsyat. Di balik bukit berdirilah seorang perwira yg sedang mendengarkan musik lewat headsetnya. Dia tampak bodoh.

Prajurit: Kolonel, kolonel!
Perwira: Husssh apa sich, gangguin atasan dengerin musik!
Prajurit: Sudah waktunya kita untuk bergerak.
Perwira: Cius?
Prajurit: Ya iyalah, masa ya iya dong. Bendera merah yg keempat telah dikibarkan.
Perwira: Benarkah? Ayo kita beraksi 8)

Dengan pakaian jaket hitam, berslayer hitam, berkacamata hitam (padahal dia memakai juga kacamata minus), dan berkopyah hitam perwira itu melakukan perintah kepada anak buahnya.

Perwira: Prajurit!!! Sudah saatnya kita menendang pantat mereka, SERBUUUU!!!!!

Walaupun dia mempunyai penampilan aneh dan sedikit kurang disiplin daripada anak buahnya juga sering bercanda, tetapi dia sangat hebat dalam organisasi dan strategi hebat. Itulah dia perwira yg disebut-sebut di awal cerita, dia tidak lain adalah komandan terhebat di dunia ini


"Kaji Syueb"


Kaji syueb yg mengomandani pasukan penumpas menuju ke medan tempur, semua kekuatan digerakkan menuju ke medan tempur. Bayu pun ikut melakukan penyerangan. Mereka benar2 dahsyat.

komandan artileri: Pasukan penumpas telah bergerak, TEMBAKAN ARTILERI!!!!

Menembaklah peluru2 artileri menghancurkan pasukan Jepang. Membuka jalan bagi pasukan penumpas untuk menghancurkan semua pasukan Jepang.

Melihat hal ini pasukan artileri jepang melakukan serangan ke pasukan penumpas. Tapi asap hitam masih ada walaupun berkurang.

Pertempuran DAHSYAT yg benar2 TOTAL telah dimulai.


BERSAMBUNG

Tidak ada komentar: