Jumat, 30 November 2012

Battle Combat "Bayu vs MasterTank"


"Apakah ini sudah berakhir?" Toski melihat tank yg telah dibombardirnya itu. Tampak tank yg tadinya kuat sekarang hancur. Pertempuran masih berlanjut, sekarang pasukan kaji syueb mulai menggempur bukit timur. "Aghhrr aku tidak bisa berdiri lagi" keluh Toski terkena hantaman peluru meriam.

Tapi di dalam tank itu ada sesuatu yg bergerak, toski tampak keheranan apakah itu? Tiba-tiba seseorang dari dalam tank itu muncul bagaikan mayat yg bangkit dari kubur. Dengan api yg mengelilinginya dia berteriak "AKU BELUM MATIIII!!!!"
Ternyata Izao masih hidup. Tapi kondisinya menggenaskan, luka bakar di mana2, baju berantakan, muka bagian kanan terlihat tengkoraknya, dia benar2 sudah menjadi zombie.

Toski pun kaget melihat Izao. Kemudian Izao mencabut pedang katananya di pinggulnya. "Kau membuatku menjadi begini Toski, sudah saatnya kau hancur!" Lalu dia meloncat dari tank itu dan berlari menuju ke arah Toski. Dengan berlari dan mengayunkan katananya, tiba2 tank itu MELEDAK!!! Sungguh Izao bagaikan Samurai Iblis.

"YACHHHHHH!!!!!!!" Teriak Izao dengan nafsu membunuhnya. Toski pun panik tidak bisa apa2, dia tergeletak begitu saja dan masih terluka. Semakin mendekat Izao lalu mengayunkan katananya mengarah ke Toski "MATILAH KAUUUU!!!!!" Sekejap pedang itu akan membunuh Toski.


Tenggg.......
kaget.... Benar-benar kaget, Toski tidak terhunus oleh katananya, Izao dengan wajah rusaknya melongo apa yg terjadi kenapa tidak bisa? Itulah bunyi suara 2 pedang yg saling menyerang. Pedang satu dipegang oleh Izao, dan pedang yg satunya lagi dipegang oleh orang misterius yg menolong Toski. Toski pun heran, siapa yg ada didepanya. "Hemm, kau lemah juga Tos" berkatalah dia kepada Toski.

Lalu Izao menjauh dari orang itu, orang misterius itu masih membelakangi Toski dan menghadap ke arah matahari. Siapakah dia? Itulah pertanyaan dalam hati Toski. "Siapakah kau?", "Masak tidak tahu siapakah diriku Kapten :D" orang itu pun menjawab. "Kau!!!", "Ya, ini aku :)". Lalu Toski pun sadar, begitu juga dengan Izao. "Ternyata itu kau yach? *_*" kata Izao, "Sudah lama tidak berjumpa denganmu Izao, sudah saatnya aku membunuhmu! Hey kau Tos terima kasih menyisihkan dia untukku." Dan Toski berkata "Sama2, lama sekali kita tidak berjumpa BAYU".

Itulah dia Bayu Noer Seto salah satu regu AntiTank. Dia telah lama meninggalkan AntiTank untuk tugasnya. Sekarang dia telah kembali dan membalas dendam kepada Izao.

Bayu: Saatnya telah tiba Izao, aku akan membalas dendam kematian sensei
Izao: Hahahaha kau masih tetap seperti anak kecil Bayu! Sensei tidak berguna itu cuma bisanya mengomel doang soal kedamaian dunia, dia sama sekali tidak memikirkan tentang kejayaan dan ambisi untuk menguasai dunia.
Bayu: Cukup Izao, kau yg anak kecil. Bukan, bukan anak kecil. Panggilan anak kecil untukmu terlalu hormat, kau lebih baik dipanggil BINATANG!
Izao: Terserah kau Bayu, kalau mau melawanku silahkan. Pastinya kau kalah, karena kau tidak pernah bisa mengalahkanku.

Bayu memiliki rasa balas dendam kepada Izao yg ternyata teman masa lalu dalam satu Dojo yg dikelolah oleh Sensei Ryounji. Bayu bukanlah orang Jepang, tapi dia sangat cinta Jepang. Bayu dan Izao pertama kali bertemu di Dojo Ryounji. Bayu sangat kagum dengan kemampuan Ryonji, dikarenakan Ryounji orang yg hebat dalam pertempuran dan memiliki filosofi kuat yg menginspirasi Bayu. Izao juga adalah inspirasi dari Bayu, dia memiliki kejeniusan yg tinggi soal kepemimpinan walaupun agak keras. Bayu yg kagum denganya, kemudian menjadi penyeimbang organisasi pemuda dojo yg dipimpin oleh Izao. Sehingga bisa dibilang Bayu adalah wakil pemimpin dari Izao. Persahabatan antara dia dengan Izao semakin erat bagaikan daging yg tak terlepas dari tulang.

Beberapa tahun kemudian dojo Ryounji mengalami krisis keuangan. Karena banyak usaha yg menginvestasikan kepada Dojo ini bangkrut semenjak kemunculan PPU. Akhirnya Izao bergabung dengan PPU untuk membantu keuangan dojo Ryounji. Bayu pun sangat merindukan temanya itu semenjak kepergian Izao. Untungnya Izao membantu keuangan Dojo dan bisa kembali secara normal. Tapi Izao mulai aneh, dia tampak berbeda dari sebelumnya. Saat Izao masuk PPU, wataknya berubah menjadi 180 derajat seperti kelakuan tidak bermoralnya seperti membentak orang miskin, melukai, memeras, berjudi, madat, mencuri, bahkan membunuh pun dia lakukan. Kelakuan Izao ini semakin dibenci oleh kawan Dojo lainya termasuk gurunya sendiri Ryounji. Izao diusir dari Dojo, tapi Izao berjanji akan menghancurkan Dojo Ryounji.

Pada malam harinya tanggal 10 Desember 2018 PPU Jepang melakukan penyerangan, Dojo diserang, murid2 dibantai, penyerangan telah dimulai. Panik melanda mereka semua, terbakar sudah dojo yg mereka tinggali. Sementara itu Bayu mencari Ryounji dan menyelamatkanya. Tapi sayang Ryounji ditusuk pedang oleh Izao, darah bercucuran di pedangnya. Setelah Izao meninggalkan Ryounji, Bayu menghampir senseinya. Tapi Ryounji menyuruh Bayu untuk meninggalkanya, karena dojo yg didirikanya merupakan rumah dan kuburan Ryounji. Ryounji akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di kobaran api yg mengelilinginya. Kemudian Bayu meninggalkan jasad senseinya, dengan kesedihan dan tangisan dia melihat sesei tertimpa oleh puing2 yg berkobaran api. Di malam itulah Bayu berjanji akan membunuh Izao yang telah mengkhianatinya. Dan akhirnya Bayu bertemu dengan Izao dan akan melakukan pertempuran/kombat.

Bayu: Izao, kau telah membunuh sensei dan membantai kawan2 di kobaran api yg panas. Maka akan KUBUNUH KAU DI MEDAN PERTEMPURAN SALJU YG DINGIN! BERSIAPLAHHHHH!!!!! (Bayu menyerang)
Izao: Akan kubunuh duluan kau! YAAHHHHH!!!!! (Izao menyerang)

Pertempuran antara Izao dengan Bayu dimulai! Di tengah tembakan, mereka bertempur menggunakan pedang katana yg tajam. Mereka berlari bagaikan samurai kuno Jepang yg tangguh. Mengingatkan mereka dengan latihan yg dulu mereka lakukan dimana mereka saling bertarung dengan rasa tertawa. Tapi ini berbeda, yg mereka rasakan sekarang bukan senyum dan tawa, melainkan amarah dan kebencian antara keduanya. Bukan kayu, melainkan besi. Bukan kawan, melainkan musuh.

Tenggg......
bunyi pedang saling bertarung terdengar keras.
Izao mundur sebentar, lalu melakukan serangan tusuk ke Bayu.
Bayu menghindar dari seranganya, kemudian menangkis tusukanya dan mengayunkan pedangnya ke arah Izao.
Izao berhasil menangkis serangan pedang dan menahanya.
Mereka saling menatap dalam penglihatan mereka, terasa mual dan benci yg mereka rasakan.
Lalu serangan bertubi-tubi mereka lakukan. Kecepatan serang dan tangkis mereka sangat cepat, bagaikan cahaya yg berapi-api.
Sayatan keras mereka gunakan, sampai keduanya terpantul dari semula.
Tapi dengan sigap Izao segera berdiri dari jatuhnya itu dan melakukan lompatan yg tinggi.
Izao berteriak "YAAAACCCCHHH" terbang bagaikan elang, mengayunkan katananya ke arah Bayu yg sedang terjatuh. Tapi untunglah Bayu menangkisnya dan segera berdiri menahan serangan Izao. Izao melakukan serangan dengan mengangkat lenganya dan mengayunkan pedangnya dengan keras berkali-kali. Bayu terus menahan dari serangan keras Izao, Toski yg melihatnya hanya terdiam saja dan berdoa kepada Bayu semoga dia menang.

Lalu Bayu menghindari serangan dan meyabet perut Izao walaupun sedikit. Izao menghindar dari serangan mendadak itu, kemudian melakukan serangan ditangkis lagi oleh Bayu. Lalu Bayu melukai tangan kanan Izao, Izao terluka. Giliran Bayu menyerang Izao, dengan cepatnya Izao menghindar dan menusuk tangan kiri bayu. Tapi itu jebakan Bayu untuk menyerangnya, dia lalu menyerang kaki Izao sampai terluka. "Agrhhhh" Izao terluka dan terjatuh. Bayu pun kemudian melakukan penusukan "Matilah kau Izao!"

Jlebbb.............
Darah berceceran di mana-mana.......
Besi terkotori oleh darah........
Dada tertembus......
Izao duduk sambil menatap langit........
Dia sekarat.......


Bayu berhasil menusuk jantung Izao dengan pedangnya, tampak dia duduk saja dengan merasakan sakitnya dingin besi yg menusuknya.

Lalu Bayu mencabut pedangnya dan menatap Izao sekarat yg tertidur.

Bayu: Kau sudah mati kawan.
Izao: Aku menyesal Bayu, aku sangat menyesal. Seandainya aku tidak mengikuti langkah setan, aku pasti bertarung melawan PPU bersama denganmu. (Sambil menangis)
Bayu: Aku tahu hatimu Izao

Bayu menatap mayat Izao, dengan tangisan.

BERSAMBUNG

Tidak ada komentar: