26 Mei 2024, pukul 12.00
Asad setelah sendirian melakukan perjalanan yg cukup panjang dia lalu menuju ke markas Partai Laron, Gedung Lampu. Setelah memarkir helikopternya di atas gedung itu, dia tidak istirahat melainkan ingin menemui Emir. Berjalan menelusuri lantai, tangga, lorong, bahkan office boy. Dia langsung menemui Emir yg berada di kantornya.
Kemudian dia mendobrak pintu kantor.
Asad: Mana Emir???
Sekretaris: Dia sudah pergi dari sini tuan, entah kemana?
Asad: Hahhh menyusahkan saja dia itu.
Lalu dia meninggalkan ruangan Emir, dan bertanya kepada karyawan lainya "Dimana Emir?", para karyawan mengatakan bahwa Emir pergi keluar dari gedung ini 30 Menit yg lalu. Lalu Asad pergi meninggalkan gedung Lampu untuk mencari Emir.
Pemandangan kota Surabaya sangatlah berbeda dari waktu ke waktu. Surabaya sekarang tampak dikelilingi gedung2 yg sangat tinggi. Gedung tertinggi di surabaya adalah gedung "Jo Tower" (tinggi 520 m) perusahaan raksasa yg dulunya Sepatu sekarang menjadi perusahaan multi-internasional. Sungai2 di Surabaya sangat bersih daripada tahun lalu, walaupun perang kecil sering terjadi di sini. Surabaya saat ini dihuni oleh 5,1 juta jiwa, dan menjadi kota yg sangat maju. Transportasi2 di daerah ini menggunakan teknologi alternatif selain BBM. Di kota ini ada PLTS baru dekat tanjung Perak yg merupakan hasil dari usaha orang2 ITS dan Unair yg dibangun pada tahun 2017.
Lalu Asad menelusuri pinggiran sungai dengan jalan kaki. Asad tahu kebiasaan Emir, yaitu "memancing."
Kemudian di kejauhan sana, Asad melihat sesuatu.....
Tukang Becak Gaul: Yoyoyo, apa kabar semuanya. Ayo yg mau becak, ke sini yo, ke sini. Tarif murah yo cuma 50ribu/km, tarif murah yo, tarif murah.
Asad (dalam hatinya): Sudah zaman edan -_-"
Kemudian dia melihat seseorang di pinggir sungai.
Asad: Aha, itu dia Emir (melihat seseorang yg menggunakan topi pancingnya).
Kemudian Asad, mendekati orang itu dan berkata.....
Asad: Hey, mir aku mau bertanya pada kamu! (memegang pundak orang itu dari belakang).
Pengemis Mancing: Hahhh, ada apa cong?
Asad: Ehh, eh. Maaf salah orang -__-"
"HAhahaha"
Seseorang tertawa dengan keras, Asad pun kaget dan menengok ke kanan.
Emir: Kau mencariku Asad? (memakai topi memancing sambil memancing ikan)
Asad: Hah, aku ingin berbicara denganmu, EMIR! (Menuju ke arah Emir)
Emir: Sebelum mau bicara denganku, aku ingin kau mendengarkan sajakku.
Asad: Apa?
Emir:
"Apakah kau tahu? Kenapa aku ingin memancing? Karena aku ingin mendapatkan ikan yg kecil.
Apakah kau tahu? Kenapa aku ingin mendapatkan ikan yg kecil? Karena aku ingin mendapatkan ikan yg besar.
Apakah kau tahu? Kenapa aku ingin mendapatkan ikan yg besar?"
Asad: Supaya bisa makan dan kenyang.
Emir: Salah besar. Tapi "Aku ingin mendapatkan orang miskin."
Asad: (menengok seorang pengemis tadi)
Emir: "Apakah kau tahu? Kenapa aku ingin orang miskin? Supaya aku bisa mendapatkan orang kaya.
Apakah kau tahu? Kenapa aku ingin orang kaya? Supaya aku bisa mendapatkan orang yang lebih kaya.
Apakah kau tahu? Kenapa aku ingin orang yang lebih kaya? Supaya aku bisa menciptakan para Monster.
Dan apakah kau tahu? Kenapa aku ingin monster?"
Asad: Supaya lihat Ultraman dan Power Rangers mengalahkan monster-monstermu?
Emir: Salah lagi!!! "Supaya aku bisa menguasai seluruh DUNIA!!! HAHAHA!!!"
Asad: Hahahah, dasar OMDO!!! Mana mungkin mau dapet ikan teri aja bisa nguasai seluruh dunia!!!
Emir: Kau masih belum mengerti saja, arti dari filosofi kata2ku ini. Maksud dari sajakku ini adalah semua hal-hal yg besar ini dipengaruhi oleh hal-hal yg sangat kecil di dunia bahkan dianggap sepele. Bisa jadi orang itu (sambil menunjuk pengemis tadi) bisa menguasai dunia ini.
Asad: Hah, tolol banget, omdo doang. Saya mau kasih info kepadamu!
Emir: Apa?
Asad: Mayat mereka tidak ada!
Emir: Mayat apa?
Asad: Mayat dua orang anggota KS-9, Husein dan Nabil! Mereka tidak ada!!! Alias hilang!!!
Emir: Ohhh, bagus itu. Artinya mereka hangus jadi debu.
Asad: Bukan begitu KOPLAK!!!
Emir: Maksudnya?
Asad: Mereka hilang! Mereka sepertinya selamat dari bom itu!!
Emir: Tidak mungkin! Mungkin mereka sedang dibawa oleh Dog Raider!
Asad: Seandainya Dog Raider membawa mereka, semua bandit Dog Raider yg mati itu juga dibawa. Malah mereka masih ada di tempat, dan masih belum hangus. Dan aku adalah orang pertama yg ada di sana, saya yakin itu!
Emir: Apakah ada jejak?
Asad: Sudah kubilang, aku ini yg pertama!
Emir: Kalau ada jejak, bisa jadi mereka kabur!
Asad: Aku tidak tahu, tapi aku masih belum menemukan mereka.
Emir: Hemmmhhh....
Asad: Aku tahu, mereka berdua sepertinya mengancam. Khususnya bagi dirimu!
Emir: Jangan mengaitkan aku!
Asad: Kau pikir aku tidak mengerti apa, bagaimana bisa kau memiliki mata2 yg sangat banyak di dunia ini! Mereka berdua pasti memiliki misi untuk menghancurkan kekuatan "Partai Laron" dan intelijenya!
Emir: Hahhh, ya kau benar! Tapi jangan ikut campur masalahku!
Asad: Hah, siapa yg mau mengurusinya. Lagian sana kok yg rugi!
Emir: Hemmmbbb....
Asad: Jadi bagaimana menurutmu hah, Ketua Partai Laron?
Emir: Hah, kau jangan remehkan kekuatan kami. Kau tahu, aku memiliki tentara elit paling ditakuti di dunia "Sirier"
Asad pun teringat dengan keganasan pasukan Sirier. Pasukan ini ahli dalam segala medan tempur. Pernah 3 tahun yg lalu ada ribuan pasukan OPU melakukan serangan mendadak di Surabaya saat pertahanan PPU di Surabaya melemah, tapi mereka hanya dibantai oleh 19 pasukan Sirier yg sangat menakutkan itu. Salah satu senjata andalan pasukan ini adalah Sniper dan sabit besar yg dibawa di belakang punggungnya, kadang mereka dijuluki "Death Sniper" dan "Modern Shinigami."
Emir: Selain itu aku masih memiliki jutaan rencana yg dapat menghadang mereka!
Asad: Omdo lagi, jutaan rencana apaan.
Emir: Kau pasti tahu long march pemberontak macan putih bersama kolonelnya yg bodoh itu untuk menguasai Rusia.
Asad: Ya.
Emir: "Aku telah menyiapkanya!"
Asad: Maksudnya?
Emir: Hehehe
Sambil memancing ikan, Emir pun tertawa, tapi Asad masih tidak mengerti apa yg direncanakanya. Dalam pikiran Asad, Emir akan membuka kartu AS-nya.
Emir: Spesial, dan akan memperlemah Macan Putih. Bukan macan putih saja, tapi "Semua Pemberontak OPU!"
Asad: Hahhh, nanti rencanamu gagal!
Emir: Tentu tidak.
Asad: Kalau gitu rencana apa?
Emir: Aku tidak mau memberi tahu padamu.
Asad: Om..
Emir (memotong pembicaraan): Bukan Omdo, aku tidak mau memberi tahu padamu karena pertama aku sedang memancing. Kedua, aku ingin membuatmu penasaran. Ketiga ada 2 orang yg mencurigakan.
Asad: Hem, maksudnya lagi -_-"
Emir: Pertama pengemis itu, orangnya agak gimanaaa gitu.
Asad: Ehhh, pengemis itu lagi. Kedua?
Emir: Kau lihat kan orang yg ada di atas jembatan itu.
Asad: (menoleh ke arah jembatan)
Tampak ada orang yg mencurigakan dengan memakai jaket coklat dan kacamata hitam. Dia tangan kananya membawa teropong, dan di tangan kirinya membawa kopi brand Mak Ju.
Emir: Jangan dilihat, dia sangat berbahaya.
Asad: Apakah dia mata2.
Emir: Yoi. Woyyy, aku dapet sesuatu!
Lalu Emir menarik pancinganya, dan.....
Asad: Heh, cuma sepatu!
Emir: Biarin yg penting dapet -_-
Asad: Pyah!
Emir: Woy, gini2 aku dapat ikan gede.
Asad: Omdo.
Emir: -_- ehh.
Kemudian Emir mengeluarkan sesuatu dari sakunya, ternyata itu adalah koin 10 sen MP. (1 MP = Rp. 12.053)
Emir: Kalau aku tidak bisa menangkap ikan di sungai, "aku pasti bisa menangkap ikan di jembatan."
Asad: .........?
Emir: Woyyy, orang miskin (memanggil pengemis itu)
Pengemis: Ono opo cong?
Emir: Mau recehan, nich ada di tanganku!!!
Pengemis: Minta bang! (ngemis mode on)
Emir: Merangkak!
Pengemis: (merangkak)
Emir: Melet!
Pengemis: (melet)
Emir: Mengonggong!
Pengemis: Hauuww, hauuwww, hegh hegh hegh......
Asad (dalam hatinya): Maksudnya apa sich -___-"a
Emir: HUAHAHAHA!!! Sekarang ambil duitnya! (Emir lalu melemparkan koin ke sungai)
Kemudian si pengemis itu langsung cebur ke sungai "BYURRR"!!!
Emir: WUAKAKAKAKA!!!!
Emir tertawa terbahak-bahak, Asad bengong menggaruk-garuk kepala, dan si mata2 yg ada di jembatan terheran apa yg dilakukan Emir.
Emir: Fuhhh, gak apa2 dapet sepatu. Yang penting aku senang hari ini. Bener kata buku "The Secret", buat diriku senang. Dan aku akan mendapatkan yg kuinginkan.
Asad: Gak gitu juga kaleeeee....!!!
Kemudian seseorang lewat,,,,
Tukang Becak Gaul: Yo yo yo bro! Siapa yg mau numpang, oh siapa yg mau numpang, ohhh yessss!!!
Emir: Ok, sad. Aku akan pergi dulu, mau ikut. Woyyy, becak mau numpang!
Kemudian Emir menghampiri tukang becak itu.
Tukang Becak Gaul: Tarifnya 50ribu per km bro.
Emir: Hahhhh!!! Kemahalan bro, mending seribu per meter
Tukang Becak Gaul: WADUH! Aku bisa rugi bro. Tapi yo, ahh, tidak apa2. Cause yo, cause yo! You're very amazing bro, wiii, aha aha! Yo, aha aha! Yo this is am, am, amazing!!
Asad (dalam hatinya): Perasaan lebih mahal seribu per meter ketimbang 50 ribu per km -________-""a
#note: walaupun Indonesia dan dunia resmi menggunakan mata uang MP, tapi mata uang Rupiah di Indonesia masih ada dan biasanya digunakan dalam transaksi berskala kecil.
Emir: Woyyy, ngapain bengong! Ikut atau nggak.
Emir sudah berada di kursi penumpang.
Asad: Sebentar tunggu!
Kemudian Asad menumpang bersama Emir. Sang tukang becak, mengayunkan becaknya yg sangat mencolok itu karena memiliki banyak lampu warna-warni, lampu led biru dibawahnya, knalpot, touchscreen di navigasinya, dll. Asad dan Emir bagaikan pasutri baru yg mau berbulan madu.
Asad: Sebentar mir, bagaimana dengan mata-mata itu.
Emir: (tersenyum)
Asad: Mir?
Emir: Aku kan sudah bilang, ada 2 orang mencurigakan.
Asad: .........
Emir: "Aku cuma ingin pengemis itu membunuh mata-mata."
Asad: ?!!
Di kedalaman sungai itu, si pengemis menyelam dan mengambil koin. Lalu di sana ada sebuah mesin yg menyimpan suatu barang. Mesin itu memiliki lubang yg digunakan untuk memasukkan koin. Dengan berenang, pengemis itu memasukkan koin ke dalam mesin.
Kemudian mesin mengeluarkan suara, lalu mesin itu mengeluarkan 3 barang. Barang pertama adalah tabung oksigen, pengemis itu lalu menggunakan tabung untuk bernafas. Barang kedua adalah sebuah smartphone, mungkin untuk mengirimi pesan. Dan barang ketiga adalah yg paling berbahaya, "Senjata Sniper SVN - Aquanic."
Kemudian dia memegang senjata, mengisi peluru, dan membidik sesuatu. Di depan lensanya terpampang seseorang, dia adalah sang mata-mata. Lalu si mata-mata sedang mengetik sms....
Mata-mata (menulis sms): Saat ini saya telah melihat raja kecoak bersama raja kutu duduk di selokan besar, mereka baru pergi menuju sarangnya masing2. Raja kecoak sedang melakukan suatu rencana rahasia, mungkin rencana untuk menggerogoti macan yg akan melakukan perjalanan di negeri buruh. Diharap waspada bila ada bis menabrak para pelunas, karena rencana raja kecoak.
Lalu si mata-mata itu, menekan tombol send.......
DUAARRRR!!!
Tiba-tiba kepala sang mata-mata pecah, akibat sebuah benda yg muncul dari sungai.
Tante-tante: Cepat, bawa dia!!!
Si tante itu berteriak memanggil sesuatu, tiba2 ada mobil pick up menuju ke sana. Keluarlah 3 orang dari mobil lalu membawa mayat itu dan memasukkanya di dalam mobil itu. Kemudian 3 orang pembersih taman segera membersihkan darah yg berceceran di jembatan. Lalu tante itu berjalan dan mengambil HP si mata2, dan menekan tombol "cancel."
Sementara itu di dalam sungai, sang pengemis telah menarik pelatuk senjata itu. Kemudian dia mengambil hp dan mengirimi sebuah sms ke seseorang.
Saat tengah di perjalanan, Hp Emir berbunyi.
Ringtone Hp Emir: Bang ada SMS tuch.
Lalu Emir membuka hp-nya, dan dia membaca......
Message Agen Sirier "Pengemis Tua": MISSION COMPLATE.
Emir: Wakakakakak.
Asad: Kenapa mir?
Emir: Nggak ada apa-apa (sambil tersenyum licik)
Ternyata orang2 yg membersihkan jejak adalah para agen laron, sementara sang pengemis adalah agen Sirier yg kejam. Di tumpangan becak, Emir tertawa akan rencananya nanti. Menghancurkan OPU.......
BERSAMBUNG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar