Rabu, 08 Mei 2013

Kabar Tantangan

26 Mei 2024, pukul 11.00


Beda dengan AS-5 yg menuju dogcage untuk mencari nabil dan husein, Hany yg mencari rahasia besar Dog Rider, dan Todoki yg akan siap menuju dunia luar. Di kejauhan sana, di Siberia pasukan Macan Putih melakukan Long March (perjalanan panjang) menuju ke Moskow. Komandan besar kaji Syueb berada dalam mobil jepnya, para tentara berada di mobil truk. Semua senjata seperti tank ada yg berjalan sendiri ada yg diangkut di truk yg lebih besar daripada truk pengangkut infanteri karena rusak akibat perperangan. Senjata artileri diangkut di dalam truk, termasuk senjata2 hasil rampasan perang.

Dalam aturan perampasan barang saat perang ala OPU seperti barang2 bersenjata, pakaian, sepatu, dan barang2 lain semuanya diserahkan pada BKPS (Badan Kepengurusan Perampasan Senjata).
BKPS adalah badan yg terdiri dari beberapa tentara macan putih yg paling dipercaya. Laksmi adalah salah satu dari BKPS. Latar belakang didirikanya BKPS adalah adanya peristiwa masa lalu yg mengakibatkan pertikaian antar pasukan. Mulanya ada 2 orang yg menemukan senjata yg terbuat dari emas (katanya milik jenderal), kemudian mereka bersengketa dan saling bunuh-membunuh diikuti oleh tentara2 yg lain. Pertikaian ini menyebabkan 5 orang tewas dan 8 terluka. Maka dari itu dibentuklah BKPS yg menjadi kontrol perampasan senjata maupun harta. Siapapun yg menemukan senjata dan benda apa saja harap diberikan pada BKPS, bila tidak maka akan dihukum berat (dicambuk 25 kali, dan dikeluarkan dari pasukan). Dan selama ini ada 2 kasus pelanggaran BKPS dan itu terjadi pada 2,5 tahun yg lalu. Walaupun begitu, BKPS bisa menyerahkan senjata dan barang temuanya itu kepada yg menemukanya bila itu bermanfaat bagi penemunya (lumayan).

Di dalam salah satu truk, Toski tampak sedang melamun ditemani oleh Bajang dan Bayu, sementara Laksmi ada di truk lainya.

Bayu: Sudahlah, bukanya kau yakin bila mereka berdua (Husein dan Nabil) selamat?
Bajang: Yoi bro walaupun perkumpulan br3ns3* (partai laron) itu menghancurkan mereka, aku yakin mereka berdua mempunyai cara untuk selamat!
Toski: Bukan itu yg aku pikirkan.
Prajurit: Kalau gitu kapten apa yg kau pikirkan?
Toski: Ada dech :)
Prajurit lain: Jangan2 istrinya kali!!! :D

Semua yg ada di truk: Cie2 (Toski pun tampak tersenyum malu)
Bajang: Woyy semuanya si kapten mukanya merah tuch.
Semuanya: Hahahay :D
Prajurit: Iya nich kapten gak sabar nungguin si istri.
Prajurit: Bukan nunggu, datang bro!!!
Prajurit: Oya :D
Bajang: Bay layanin kapten, merana..
Bayu: Woyyy gue ini gak homberng :p
Prajurit: Sini bang, sini. Nanti saya layanin!
Prajurit: Eke juga mau bang.
Toski: Hush gak boleh gitu, Dasar anak buah geblek nanti kutembak loch :D (sambil memegang bazoka)
Semuanya: Ampun kapten, ampunnn XD (sambil berpura-pura memohon ampun)

Tawa dan Canda mereka akhirnya meredakan suasana bosan yg menyelimuti mereka. Lalu di sebuah jeep kaji syueb berbincang-bincang kepada Beny.

Syueb: Beny apakah tempat instalasi rudal sudah dekat?
Beny: Belum komandan, jaraknya masih sangat jauh. Menurut pengawas lapangan untuk sampai ke instalasi rudal kita harus melewati 2 lapis penjagaan. Hahhh.
Syueb: Tapi tenang kapten, kita pasti bisa mengalahkan mereka.
Beny: Ya aku tahu komandan kita pasti mengalahkan mereka, tapi mohon maaf komandan. Kita lebih baik tidak melakukan penyerangan dulu.
Syueb: Kenapa Ben, apa alasanmu?
Beny: Bukankah komandan bilang, bahwa untuk mengendalikan kekuatan rudal harus dikendalikan oleh para ilmuwan. Sedangkan kita tidak memiliki ilmuwan yg pengalaman.
Syueb: Tenanglah ben, kita memiliki ilmuwan di sini seperti Yokomaru, Alferd, dan Lukas.
Beny: Memang benar komandan, tapi mereka masih belum cakap benar.
Syueb: Dan saya juga yakin, ilmuwan2 yg ada di instalasi rudal ada yg mendukung kita.
Beny: Maksud komandan? Apakah bapak yakin ada beberapa dari mereka diam2 ada yg mendukung kita.
Syueb: Bukan beberapa, tapi semuanya.
Beny: Kenapa komandan yakin sekali?
Syueb: Insting.
Beny: Maaf, tapi aku tidak terlalu mempercayai (insting) komandan.
Syueb: Tidak apa2 :)


Kemudian ada seseorang pria merunduk di balik hutan2 pinus yg mengintip pasukan macan putih. Pria itu menggenakan jaket hitam panjang, memakai Ushanka (topi khas rusia), dan membawa bazoka. Dia tidak lain adalah seorang tentara New Sovyiet yg memakai lambang komunis di topinya. Lalu dia memegang bazokanya itu dan membidik ke arah pasukan.

Syuuurrrrrttt.......

Seisi pasukan kaget dengan bunyi aneh itu.

Tanggg.....

Bunyi besi terjatuh yg tertancap mereka dengar. Mereka tampak bingung. Kemudian Beny tersontak melihat keadaan di belakang.

Syueb: Ada apa Ben?
Beny: Entahlah komandan, tapi sepertinya ada yg menyerang kita.

Tiba2 datanglah seorang prajurit dari arah belakang menuju Kaji Syueb.

Prajurit: Komandan, ada peluru Bazoka yg menyerang kita!!!
Syueb: Lalu, kenapa tidak ada ledakan?
Prajurit: Puluru itu memang tidak meledak, tapi masih tertancap di tanah.

Sang Komandan pun bingung, ada keanehan apa ini. Lalu Kaji Syueb berkata.......
Syueb: Ayo ke TKP.

Kemudian Kaji Syueb dan Beny turun dari jeepnya menuju ke lokasi kejadian.

Kemudian di truk, Toski dan kawan2 melihat sesuatu yg aneh di depan.

Toski: Ada apa?
Prajurit: Entahlah kapten, tapi sepertinya mereka tampak menghindar dari tempat kejadian? (sambil melihat ke depan)
Toski: Aku turun dulu.

Lalu Toski, Bayu, Bajang turun dari truk dan menuju kejadian. Tampak semuanya terhenti akibat kejadian itu, mereka bertanya-tanya apa yg terjadi di pasukan tengah.

Sambil berlari, Kaji Syueb memberi aba2 dengan mengangkat tanganya kepada semua pasukan. "Siapkan pertahanan!!!" pemimpin dari setiap kompi menggerakan semua pasukanya untuk menyiapkan senjatanya, antipasi dari serangan mendadak.

Kemudian Kaji Syueb dan Beny sampai ke TKP. Dia kaget melihat sebuah "peluru besar nyasar" dan menancap di tanah. Tampak semua orang yg melihat peluru besar itu melingkar dan menjaga jarak radius 5-10 meter.

Syueb: Ituu? Sherleck V buatan Rusia,
Beny: Sherleck?? Peluru apa itu.
Syueb: Sherleck adalah peluru mahal dari Bazoka jenis premium seperti Emeraldnya Toski. Saat melawan tank Izao, Toski menggunakan Sherleck untuk serangan terakhirnya. Benar2 peluru yg hebat.
Benny: Bagaimana anda bisa tahu?
Syueb: Insting ben, insting. Aku hampir menguasai semua jenis peluru. Dan Sherleck bentuknya lebih besar daripada peluru-peluru lainya. Tapi menurutku ini Sherleck produksi Rusia.
Beny: Sherleck itu ada berapa macam? (sambil jongkok memperhatikan peluru itu).
Syueb: Ada 3 jenis, yaitu Z, C, V. Menurutku ini jenis V, daya ledaknya juga tinggi tapi kenapa kok tidak mele.....

"Salah, itu bukan Sherleck jenis V melainkan Sherleck jenis X" Toski menyahut. Toski dkk berada di sisi lain di antara tempat kejadian. Syueb dan Toski saling berhadapan di sebelah sisi lingkaran dan di tengah-tengahnya ada peluru bazoka itu.

Syueb: Hah, benarkah?
Toski: Sherleck itu ada 5 macam seperti susunan huruf keyboard komputer paling bawah kiri "Z, X, C, V, dan B" sama seperti peluru sniper "Mentum" dengan varian "Q, W, E, R, T" dan peluru pistol "Agika" dengan varian "A, S, D, F, G".
Syueb: Wahhhh, perang dunia 3 benar2 menciptakan banyak sekali senjata :D
Toski: Ya memang, berbagai negara menciptakan berbagai jenis senjata modern termasuk peluru. Hanya saja peluru ini cuma dilisensikan.

#info
Peluru Sherleck, Mentum, Agika, dll adalah hak paten dari pabrik senjata "Izrail Bullet" (Mesiu Malaikat Kematian) yang pusatnya di Belgia, tapi pusat produksinya di Benteng Izrail di India. Perusahaan ini memiliki cetak biru sebuah mesiu yg benar2 canggih, bahkan rompi anti peluru pun bisa tembus. Hanya saja perusahaan ini cuma menjual lisensi dari rancangan peluru ini ke negara2 perang termasuk Rusia. Jadi mereka tidak memproduksi langsung, karena mereka menjalankan bisnis. Perusahaan Izrail Bullet adalah perusahaan netral (tidak mendukung PPU dan OPU, murni bisnis).

Syueb: Lalu Sherleck X itu apa bedanya dengan Sherleck V?
Toski: Sherleck X biasanya memberi lawan "pesan".
Syueb: ??? (pantas tidak meledak)
Prajurit: Heyyyy, sepertinya ada yg bergerak di peluru itu?!

Lalu peluru yg menancap itu mengeluarkan bunyi dari tape recordernya.

Suara dari peluru: Halo para Agresor Macan Putih, ini aku penguasa tanah yg kalian jajah. "Igun Dmitry" sang pemimpin revolutor New Sovyiet.

Lalu semua kaget dengan pesan recoder dari peluru itu.

Beny: Igun? Ngapain dia?
Syueb: Diam ben!

Record Igun: Ketahuilah, aku akan memberi kalian "Tantangan"!!!


BERSAMBUNG

Tidak ada komentar: